Showing posts with label Kaweruh Jawa. Show all posts
Showing posts with label Kaweruh Jawa. Show all posts

Kaaran Hastobroto

HASTOBROTO ARANE YOIKU


.Topobroto ing bumi..Topobroto ing gunung..Topobroto ing samudro..Topobroto ing angin..Topobroto ing srengenge..Topobroto ing mbulan..Topobroto ing lintang..Topobroto ing angkoso.

ono bumi teles bumi garing
ono gunung mati gunung urip
ono samudro bening samudro butheg
ono angin lirih angin banter
srengenge ne isuk awan sore
mbulane tgl 12.13.14.15
lintange ono panjer wengi panjer rino
angkoso iku awang uwung kang tanpo wates jembare

.Hastobroto iku termasuk ajaran panunggalan (gathuk.jumbuh.nunggal)
topo iku ngolah doyo njobo
topo bumi ateges nyerot doyone bumi...topo gunung ateges nyerot doyone gunung...
kabeh isen isene bawono iku ono howone....hiyo howo iku sing diserot dening wong topo...
yoiku howo urip sinerot dening badan nyowo....
nganti rogo hiyo nduweni doyo koyo kang wus sinerot (wus nunggal).

dadi topo bumi iku nunggal klawan bumi...topo gunung iku nunggal klawan gunung......lan sateruse.
HASTOBROTO iku dudu ajaran pasemon utowo perumpamaan.
dudu niru wateke bumi dudu niru wateke gunung........dst

JOYO JOYO WIJOYO
DIGDOYO TANAH JOWO




Herbal (tetumbuhan)

HERBALISTIC

Secara harfiah berarti tetumbuhan...
dikenal dengan sebutan tanaman herbal ; yang artinya tanaman yang daapt dimanfaatkan untuk pengobatan.. 
menyembuhkn ; artinya dapat menyeimbangkan aliran energi didalam tubuh, dari berbagai macam ketidakseimbangan tubuh yang disebabkan oleh... disebut sebagai penyakit..
sebagai terapi ; artinya konsumsi herbal guna untuk menambah nutrisi2 yang memang dibutuhkan oleh tubuh...

TANAMAN

Meski banyak manfaatnya bagi tubuh, dari tanaman2 herbal, akan tetapi dijaman sekarang bukan hanya tanaman yang ditumbuhkan dengan bahan kimia, tapi sampai tanah pun menjadi tanah non organik
karna memang tanah juga menyimpan nutrisi alamiah tanah (organik)
dan penggunaan obat2 kimia itu dapat merusak kadar nutrisi organik tanah, sehinggah tanaman pun menjadi non organik..
tanaman2 yang ditumbuhkan dari non organik selalu berbeda dari tanaman yang ditumbuhkan dari bahan2 organik, berbeda dari tekstur sampai rasa dan juga nutrisinya..

Non Organik

Semuanya berasal dari alam, apa yang disebut bahan kimia juga dari alam, tapi tidak semua yang berasal dari alam itu dibutuhkan/baik bagi tubuh... karena ada berbagai zat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh, sehinggah dapat terjadi penyumbatan...komplikasi dll... .
sedangkan obat2an kimia ; yang berarti rekayasa bahan kimia dari pencampuran zat2 yang menimbulkan reaksi kimia untuk berbagai kebutuhan secara instan.. . itu selalu memiliki efek samping dalam skala kecil.. .
dan tanaman2 dijaman sekarang lebih banyak ditumbuhkan dengan obat2an kimia, padahal meski tanpa obat kimia tanaman tersebut dapat tumbuh berkembang, seperti tanaman2 dijaman dahulu... yang memang benar2 organik.. .

Sari Nutrisi

Nutrisi terbanyak pada tanaman itu terletak pada daunnya (godong : nyadong pepanganane) , dari akar batang tangkai biji bunga pun mengandung nutrisi2 yang baik / dibutuhkan oleh tubuh..
itulah mengapa wit witan disebut : Purwoning dumadi
Sejak kapan manusia mulai konsumsi daging??
sedangkn di tanah jawa ada beragam aneka polo :
-Polo pendem : beragam umbi2an
-Polo kesampar : beragam tumbuhan buah rambat
-Polowijo : beragam biji2an
-Polo gumantung : beragam pepohonan buah
beragam sayuran dan kembang dll... .

Jika nutrisi biji2an menjadi stamina tubuh.. nutrisi2 kembang/bunga dibutuhkan bagi kesehatan kulit.. .
bukan tidak mencukupi kebutuhan gizi tubuh, tapi sebenarnya itu chanya kebiasaan konsumsi tubuh...
sedangkan tubuh itu sendiri merupakan kesatuan dari zat2 hidup/sel ... . dari banyak sel yang menjadi satu (nunggal pisah)
seperti lidah yang punya keinginan hidup ; mencicipi
seperti lambung yang punya keinginan hidup ; melumat
dll... .sampai keinginan hidup sel2 tubuh pd nutrisi2... .
Itulah mengapa mengganti/beralih kebiasaan konsumsi makanan akan terjadi penolakan dalam tubuh, karena tidak sesuai dengan keinginan2 hidup sel2 tubuh..... .tapi pada akhirnya sel2 tubuh akan berganti menjadi sel2 tubuh yang berbeda (saat mengganti konsumsi nutrisi tubuh).. begitulah evolusi yang selalu berawal dari adaptasi.. .

Konsumsi2 non herbalic akan mempercepat laju pertumbuhan dan akan merusak sel2 tubuh yang menghambat cepatnya laju tumbuh tersebut.. sehinggah tubuh akan lebih cepat mencapai "batas pertumbuhan"
Itulah mengapa ditanah jawa ada Laku yang hanya memakan umbi2an atau hanya memakan buah2an atau hanya memakan dedauan ; untuk menyerap energi2 yang terkandung didalamnya juga untuk menyerap kawruh2 nya secara sempurna.. . sekaligus juga dapat mmperlambat cepatnya laju pertumbuhan organ2 dalam tubuh.. .
bukan hanya sebagai konsumsi tapi juga dimanfaatkan untuk keperluan2 terapi, wewangian seperti dupa atau digunakan sebagai simbol2 energi ( spiritualitas )

Bahwa setiap yang telah mencapai batas itu menjadi awal kerusakan.

ROGO (tubuh) 

sing njobo : wulu - kulit - otot - daging - getih - balung - sumsum
sing njero : usus lambung ginjel limpa ati jantung paruparu
sing alus : otot alus nadi utek jinem sanu cipto dll
ketiganya itu disebut organ tubuh, dan kesemuanya itu tidak selalu sama tumbuh kembangnya, tergantung pada sari2 nutrisi yang dikonsumsi.... .dan setiap tubuh memiliki kapasitas kekuatan organ yang berbeda2 itu berasal dari DNA...
ketika nutrisi kulit itu berlebih/laju pertumbuhannya lebih cepat, maka kulit akan lebih cepat mencapai batas pertumbuhannya dan berangsur angsur melemah .. rusak/mati... .dan karna kekuatan wulu terletak pada kulit, wulu pun juga akan melemah dan berangsur angsur rusak/rontok... .

JOYO JOYO WIJOYO
WONG JOWO NJOGO ROGO




Kahuripan (kehidupan)

KAHURIPANING URIP

Hidup kehidupanmu itu bukan kemarin bukan pula lusa...
kenali dirimu saat ini pandang dirimu detik ini
sekarang apa yang engkau rasakan engkau perhatikan
ya itulah hidup kehidupanmu, apakah penuh kesedihan? 
ataukah kebahagiaan, atau sudah tentram sentosa??
Buang jauh jauh dirimu dimasa lalu
lenyapkan dirimu dimasa mendatang
dan perhatikan dirimu dimasa sekarang, saat ini, detik ini..
Begitulah jalan menuju kesejatian hidup, bukan kehidupan yang lalu atau kehidupan yang akan datang tetapi kehidupan masa sekarang yang sedang kau perhatikan serta rasakan disaat ini.

kehidupan masa lalu itu hanyalah bekas bekas/jejak kehidupan, hidup yang sekarang
kehidupan masa depan itu hanyalah bayangan hidup dimasa sekarang
hiduplah dalam kehidupan bukan didalam bekas dan bayangan hidup.
Memperhatikan diri dimasa sekarang, merasakan diri disaat ini, begitulah titian jalan pengenalan hidup.




Cah Angon

ANGON CAH ANGON

Dalam tembang lir ilir cah angon dikon menek blimbing....
lakyo lucu...blimbing kog dipenek/dipanjat...haruse wit blimbing/pohon blimbing..
dan juga wit blimbing ora ono sing lunyu/licin...amat jelas bahwa ini hanyalah tembang silap kata...banyak orang meng.IYAKAN kalimat dlalam tembang tersebut...dan tanpa sadar bahwa takkan pernah ada orang manjat blimbing..pun pohon blimbing gk ada yang licin....
ini hanya satu contoh silap kata - silap mata yang sudah umum beredar...
Dan tentang bocah angon..angon iku artine dudu gembala tapi memelihara dan merawat...
angon sapi artine memelihara sapi...bukan mengembala sapi
jadi cah angon itu bukan penggembala...seperti pengertian yang sudah tersebar luas...sehinggah cah angon ditafsir artikan seperti muhammad yang menggembala domba...seperti krishna yang juga menggembala...dll

BOCAH ANGON

Didalam kawruh jowo...yang berdasarkan 'bocah angon' itu bhs.jawa
bahwasanya setiap yang dipelihara juga dirawat akan semakin bertumbuh dan berbuah/berkembang/semakin banyak
ada yg angon senang
ada yg angon susah
ada yg angon takut
ada yg angon raga
ada yg angon pengetahuan
ada yg angon angkara
ada yg angon kebodohan...dll
Angon itu hanya satu hal yang lain cuma sebagai pelengkap...
jadi hal tersebut akan terus bertumbuh dan berkembang saat dpelihara dirawat (diingu)
alhasil : ketahuilah dirimu sendiri sedang angon apa...
angonlah apa yang menjadi keinginanmu yang terdalam...agar tidak kliru/salah dalam pencapaian hasrat dari tekadmu..

JOYO JOYO WIJOYO
WASKITONING TANAH JOWO



Tondo : Lambang Simbol Mandala Rajah Cakra

TANDA-LAMBANG-SIMBOL
MANDALA-RAJAH-CAKRA

.Tanda yang berarti menunjukkan sesuatu (obyek,abstrak,pengertian)
dalam pemahamannya tanda bisa berupa berbagai hal..
.Lambang berarti tanda yang mewakili suatu hal tertentu (dapat berupa tulisan,gambar dll)
lambang merupakan makna yang digambarkan untuk mewakili suatu hal..
.Simbol berarti makna yang tergambarkan/tervisualisasi, yang dapat berupa tulisan warna gambar
simbol adalah pengungkapan makna
lambang adalah tanda untuk mewakili
didalam setiap simbol selalu ada lambang tetapi didalam setiap lambang tidak selalu terkandung simbol..

MANDALA

Adalah keutuhan didalam pengertian yang disimbolkan, secara umum mandala adalah goresan ilustrasi pada sebuah obyek tertentu sebagai sarana untuk bermeditasi (konsep budhisme) dan selalu menyerupai lingkaran (konsep hinduisme)
sedangkan dalam kaweruh jawa ; mandala adalah visual/gambaran yang dihadirkan oleh diri saat bersemedi didalam keutuhannya, ketika gambaran tersebut belum utuh, tidak terjadi adanya mandala, sebenarnya mandala tsb adalah gambaran dari hawa (bukn hawa nafsu) yang meliputi jiwa/hidup..

RAJAH

Adalah berhubungan dengan cakra, rajah itu bukan jimat/azimat seperti tulisan/gambar abstrak pada kertas/kulit binatang, yang dipercaya/menyimpan energi dan menimbulkan manfaat2 tertentu..
kalau mantra adalah energi/daya yang dijadikan/dibekukan menjadi kalimat dan akan terjadi/menimbulkan efek yang sesuai dengan daya tersebut apabila diucapkan/dirapal, rajah adalah energi yang dituliskan (berupa simbol) pada tubuh, sehinggah tubuhpun mempunyai daya seperti yang telah disimbolkan...
dijaman dahulu pembuatan rajah menggunkan kapur sirih, setelah peralihan masa, rajah beralih menjadi tatto, menjdi seni gambar pada tubuh..

CAKRA/COKRO (ubengan)

Adalah cincin energi... jadi pada setiap energi apapun yang berputar (mubeng/mbolak mbalik) dapat disebut cakra..
cakra merupakan perwakilan dari energi, dimana sumber energi itu selalu berputar (mubeng), tanpa henti mbolak mbalek, putusnya energi sebab rusaknya/terputusnya putaran (cincin energi terkoyak)..
dalam pemahamn tentang mandala rajah maupun mantra masih tetap berhubungn dengan cakra karena masih berkaitan dengan energi/daya..
tanpa mengerti cakra takkan dapat memahami mandala dan juga rajah maupun mantra, dapat memahami mandala dan rajah, tidak berarti dapat/mampu membuatnya.....

..pengertian..pemahaman..kemampuan..
ngerti/weruh..paham/wikan..mampu/wasis/mumpuni

JOYO JOYO WASKITO TANAH JOWO


Mongso

MONGSO (wayah)

Detik - menit - jam - hari
minggu - bulan - tahun
windu - dekade - abad - milenium
Adalah perhitungan waktu (putaran masa)
ada yang 
berdasarkan lunar (putaran bulan)
berdasarkan solar (putaran matahari)
berdasarkan lunasolar (putaran bulan matahari)
berdasarkan kesepakatan (seperti yang ada di indonesia)
perhitungn tersebut dikenal dengan sebutan kalender (penanggalan)
tiap peradaban memiliki sistim penanggalannya sendiri
sprt..
kalender saka (hindia)
kalender masehi (romawi)
kalender imlek (tionghoa)
kalender hijriyah (arab)
kalender jimmu (jepang)
kalender ibrani (israel)
kalender qibti (mesir)
dan juga kalender jawa..maya..julian

MASA (waktu)

Sebelum sekarang sesudah
kemarin sekarang besok
masa lalu masa sekarang masa depan
sesungguhnya masa lalu itu hanyalah bekas2 ingatan pada kejadian yang telah berlalu (kenangan)
masa depan itu hanyalah pantulan dari masa sekarang
sesungguhnya hidup ada dimasa sekarang
masa lalu masa depan tidak benar benar ada
Karena yang mengalami (yang hidup) akan selalu menempati/mendapati masa sekarang
hanya saja masa sekarang itu akan jadi berbeda sebab beda-beda nya yang hidup (mengalami)
putaran masa adalah dampak/efek kejadian
sehinggah masa sesungguhnya hanya bayangan atas kejadian..

UMUR (usia)

Umur adalah masa hidup
masa hidup terbagi menjadi masa belia..kecil..muda..tua
akhir masa hidup disebut usia/usai.
masa lalu masa sekarang masa depan adalah satu masa yang berwujud tiga
masa tidak dapat terpisah dengan tempat/ruang
ruang dan waktu juga adalah satu yang berwujud dua
ruang dan waktu tidak dapat dipisahkan dari hidup (yg mengalami)
hidup dan ruang waktu adalah satu keadaan dalam tiga wujud.

Joyo Joyo Wijoyo Tanah Jowo



Boso

BOSO (liguistik)

.Bahasa merupakan suatu identity
.bahasa dalam suara lebih dahulu ada daripada penyampaian dalam bentuk tulisan
.bahasa menyimpn sejarah peradaban
.bahasa  mengandung pengetahuan dari sebuah peradaban
.bahasa pun dapat menjadi petunjuk pada suatu pemahaman

Garis besarnya bahasa terbagi atas ;
-bahasa asal
-bahasa rumpun
-bahasa serapan
-bahasa kuno
-bahasa baru
.bahasa asal dapat tergolong menjadi bahasa.kuno dan bahasa baru
.bahasa rumpun adalah bahasa yang berdasarkn atas suatu wilayah
.bahasa serapan hanya dapat tergolong menjadi bahasa baru
seperti halnya bhs.Indonesia adalah bhs.serapan
sehinggh tiap wilayah di indonesia yang punya bhs.asal tapi kata bhs.nya masih banyak yang tergolong serapan dari bhs.Indonesia
maka dapat dipastikan bahwa itu adalah bhs.asal yang tergolong baru, jadi istilah2 yang memuat beragam pengetahuannya pun tergolong dari pemahaman baru..dan peradabannya pun juga masih seusia Indonesia/tdk jauh berbeda

BAHASA ASAL/KUNO

.bhs.yunani
.bhs.china
.bhs.sansekrit
.bhs.latin
.bhs.hindi
.bhs.mongolit
.bus.urdu
.bhs.nordik
Tetapi yang tertua itu adalah BAHASA JAWA
bhs.jawa merupkan bhs.terlengkap
meski mengalami berbagai kikisan bhs.jawa pun jadi serapan di berbagai bahasa lain,
(di jawa ada bahasa kawi yang berarti bahasa awal)

Ialah BO + SO kalimat dalam bahasa yang paling kuno
Boso ; jawa
Glossa : yunani
Bha a : sansekrit
Sermone : latin
Bhaasha : hindi
Spark : nordik
Khel : mongolia
Ya ban : urdu

'Javanese the great language' 




Psikologi

PSIKOLOGI

Dalam konteks pada umumnya
yaitu pengetahuan tentang kejiwaan
beasal dari kata phsyco dan logia (jiwa & pengetahuan)
adalah tolak ukur untuk mengetahui keadaan jiwa seseorang ; 
tentang tingkah laku ucapan dalam ranah kesadaran..lebih dalam lagi mencakup alam bawah sadar ; 
yakni sepeti adanya keinginan yang tanpa disadari..perbuatan yang tak disadari..kemauan dll..
sedangkan didalam ajaran jawa sudah mengenal ; 
Serat Jiwo : yakni pengetahuan tentang jiwa..

EMOSI...EGO

Emosi itu bukan marah...tetapi marahpun juga termasuk emosi..
secara garis besar emosi itu ada 6 macam ;
cinta
benci
bahagia
sedih
takut
berani
Emosi itu pergerakan mental sebab luapan perasaan...dan berakhir pada geraknya tubuh..
bagi mereka yang ahli dalam psikologi (psikolog) dapat dengan mudah mengetahui kepribadian seseorang..dengan melihat emosi - emosi tersebut..
Didalam serat jiwa ; pemahamannya menuju kepada pembangunan karakter..
yaitu perubahan jiwa (jiwo salin rupo) dengan kata lain Evolusi jiwa..
karna jiwalah yang takkan pernah mati
hidup selamanya bersama didalam diri.

Bab Percoyo



PERCOYO

 (kepercayaan)


Adalah untaian hasrat harapan tertentu, berasal dari dorongan cipta ripta seseorang, taburan rasa dalam harapan itulah yang disebut kepercayaan, bisa dikatakan itu adalah suatu keinginan yang teguh..
Percaya/kepercayaan bukanlah sebuah pengetahuan/kawruh
karena kawruh itu ialah buah dari weruh/mengetahui, ya mengetahui lantaran berpikir ataupun mengetahui lantaran rasa pangrasa/apa yang dirasakannya, merasakan=mengetahui, takkan mengetahui tanpa merasakan, dan merasakn itu bukanlah percaya/hasrat harapan..

KARAKTERISTIK

Mudah Percaya
Sulit Percaya
Ketika ruang berfikir semakin luas, maka rasa percaya itu sulit didapati, tak mudah percaya sampai diri mengetahui, meski begitu rasa percaya tetap membayangi, tetapi tidak meluap dalam sanubari..
ketika ruang berfikir itu menyempit, maka rasa percaya memenuhi sanubari, meski diri tak jua mengetahui..

BAGAN

Pengetahuan dari Kepercayaan
Kepercayaan dari Pengetahuan
Pengetahuan dr kepercayaan adalah buah dr hasil mempercayai, yang berkembang tanpa batasan, semakin meluas yang tak pernah dapat diketahui, atau tidak didapati bukti bukti...itulah seburuk buruknya pengetahuan/iman..dan rasa harap serta takutlah yang menjadi penopang iman tsb..begitulah asas dangkalnya pemikiran..
Kepercayaan dr pengetahuan adalah hal yang otomatis didapati, karna sebab mengetahui, maka itupun menjadi kepercayaan diri, jadi pengetahuan itu dapat menumbuhkan rasa percaya diri, sedangkan iman tidak dapat menumbuhkan kepercayaan pada diri, melainkn hanya ada keragua-raguan..

HAL.IHWAL

Meski begitu, rasa percaya adalah suatu energi yang mampu untuk mengubah, sebut saja kekuatan hasrat..disaat percaya itu besar energinya, teramat besar sampai seperti putaran energi/cokro..maka itu akan menimbulkan mandala, yang dapat merubah, atau menjadikan nyata terhadap suatu hal yang mustahil/tak terjangkau, begitulah kekuatan percaya..
jadi percaya itu tertuju pada sebuah kekuatan dalam diri, bukan menuju pada pengetahuan..
maka bodohlah saat menjadikan sebuah kepercayaan sebagai asas pengetahuan..
'percayalah ; maka hal itu akan terjadi'
Membulatkan hasrat tanpa terselimuti oleh keraguan sedikitpun, oleh karnanya percaya dapat menjadi alat untuk menggapai dan merubah, tercapai & berubah bila kekuatannya sudah serupa dengan cokro dan menimbulkan mandala..

MUKJIZAT

Sudah banyak hal hal mustahil yang didapati, disebut sebagai mukjizat/keajaiban, ada yang berasal dari teguhnya kepercayaan, ada yang berasal dari diri yang memang telah mencapai DIGDOYO..
itu semua tidakk menyentuh pada pengetahuan apalagi kebenaran..

PEMBAGIAN

ada_mukjizat
ada_ilusi
Keduanya adalah hal yang mustahil/tak terjangkau, hanya berbeda pada kenyataan, kenyataan ialah ; realita yang terjangkau oleh pancaindera..sedangkan ilusi tak terjangkau oleh pancaindera (penglihatan,pendengaran,penciuman,perasa lidah dan perasa tubuh), ilusi hanya menjangkau sebagian pancaindera tidak keseluruhannya, ilusi adalah ruang hipnosys..menghanyutkan pemikiran..
mukjizat dari kepercayaan dapat memudar sesaat dalam keraguan, tapi mukjizat dari digdoyo tanpa pemudaraan, karena itu adalah evolusi diri dari tataran pengolahan pada diri (jumeneng klawan wengkune ratu)

JOYO JOYO WIJOYO
DIGDOYO LEMAH JOWO




Wangun Kabegjan




BEGJO WINANGUN


Sopo becik begjo
Sopo olo ciloko

Instrumen Hidup

Bahwasanya setiap yang hidup selalu dalam pergerakan & tiap pergerakan itu akan selalu menguapkn energi..maka dalam setiap saat terjadi pelepasan2 energi..energi2 yang terlepas itulah yang akan menarik & mengikat energi lain yang selaras dalam ruang siklus energi..dan yang akan tertarik kembali menimpa.

KABEGJAN

Itu hampir seperti keberuntungan tapi dalam konteks makna yang berbeda..ketika haus dan ingin minum, mendapati air minum & meminumnya..ketika lapar dan ingin makan dengan tanpa kesulitan/beban mendapati makanan & memakannya..jadi kabegjan itu mendapat/mengalami kemudahan2 dalam hidup..mendapatkan hal yang tepat di waktu dan tempat yang pas,,,

KASIH SEMESTA

Bukan yang benar bukan pula yang salah bukan baik buruknya niat-keinginan maupun pikiran bukan juga sebab bentuk rupa..kasih yang tercurahkan yang bersifat menghidupi kehidupan..
dapat turun dari atas langit pun keluar dari dalam bumi..datang dari segala penjuru arah hanya untuk menghidupi yang dapat berwujud apapun..yakni dalam wujud2 kebutuhan hidup..yang pada umumnya disebut rejeki.

FREKUENSI

ada yang menunggu kedatangannya
ada yang pergi mendatanginya
ada yang membangun untuk kedatangannya

WANGUN KABEGJAN

Adalah membangun keberuntungan, menciptakan frekuensi dalam gelombang kasih semesta..
banyak bentuk frekuensi2 yang berada dalam gelombang kasih semesta..

Vibrasi Menghidupi

Yakni getaran2 energi menghidupi hidup : seperti memberi makan minum seseorang..yang berarti masih dalam garis memenuhi kebutuhan hidup bagi yang lain..dan itu dilakukan oleh raga sendiri..semisal memberi makan tapi menyuruh orang lain..maka yang melepaskan vibrasinya adalah orang lain..

Penghidupan

Karena yang hidup bukan hanya manusia..vibrasi menghidupi dapat dilakukan pada binatang maupun tumbuh tumbuhan..

KAPESAN

Dan juga sebaliknya..ketika menciptakan frekuensi2 mematikan maupun mencederai hidup..baik pada binatang maupun tetumbuhan..itu dapat mendatangkan/mengakibatkan kesukaran hidup..yang biasa disebut APES/SIAL..itu bukan hanya berupa celaka musibah..akan tetapi berbagai hal yang berupa hambatan/kesulitan hidup..

GEMAHRIPO TANAH JOWO

Maka sudah seharusnya setiap yang berdiri diatas tanah jowo itu sudah bisa disebut wong sing begjo (sebab semua kebutuhan hidup ada ditanah jowo)
tapi karna kasih semesta yang datang dari atas langit dan dari dalam bumi semakin berkurang..maka dibutuhkan sinyal/gelombang energi yang besar untuk menariknya dari segala penjuru arah..


JOYO JOYO WIJOYO
WONG JOWO BEGJO





Book Of Death


BOOK OF DEATH

.Reality Mati.


KEMATIAN


Bukanlah akhir dari hidup, sejatinya hidup tiada mengenal mati,  yang disebut mati hanyalah KERUSAKAN yang berlarut sehinggah energi tsb terhenti, berhentinya energi tsb sebagai tanda tiada lagi pergerakan tiada lagi pertumbuhan (gumulunge rogo)
rusaknya raga disebut mati, yakni tatkala raga tiada lagi berfungsi, yang disebabkan oleh banyak faktor ; dari kesengajaan maupun ketidaksengajaan.. seperti penuaan-melemah-tak berfungsi, kecelakaan, infeksi, pembunuhan, penyakit organ dalam dsb...

KEBERADAAN

Ialah ruang kesadaran diri, diri atau si hidup yang merasakan hidupnya/merasakan adanya dirinya ; menembus batasan ruang & waktu dalam keberadaannya....

GUMELAR GUMULUNGE JAGAD 

Hidup dan ruang waktu adalah kesatuan yang terpisah, hidup menggelar/menghadirkan jagad, bukan jagad yang menghadirkn hidup, jagad tergelar oleh diri, yakni YANG DIRASAKAN ; sedangkan diri adalah YANG MERASAKAN..dirilah yang menggulung ruang.waktu dan yang menggelar ruang.waktu ; keadaan..

RAGAWI

Duniawi/janaloka/arcopodo ; adalah ruang waktu kehidupan raga, yang dihadirkan oleh diri yang berbalut raga, yang tergelar oleh ragawi, rogo nggelar ndunyo...
Rogo njobo (wulu-kulit-getih-daging-otot-balung-sum.sum)
Rogo njero (ginjel-lambung-usus-limpah-ati-paru"-jantung)
Rogo alus (jinem-puat-otot alus-nadi-utek)
yoiku telu sing dadi siji, nunggal mung nunggal pisah...

BATASAN

Disaat raga rusak, diri tetaplah diri tak turut rusak oleh rusaknya raga, akan tetapi sidiri masih terikat oleh keberadaan raga yang rusak, raga rusak yang tidak melebur...
terikat oleh rantai jiwa ; nyawa...nyawa adalah yang mengikat jiwa dan raga...maka hadirlah yang disebut arwah gentayangan/roh penasaran...itulah hidup yang masih terikat dengan raga yang telah rusak..
Mati muda mati tua mati tewas mati mendadak mati apes mati apapun juga adalah raga yang rusak tiada berfungsi, oleh karnanya Jaganen rogomu..anggayuh cupu manik hastogino ; nuju rogo santosa tumuju rogo sampurno.

JOYO JOYO WIJOYO
WONG JOWO MUKSO




Perbendaharaan Kata

TETEMBUNGAN


Meletakkan sesuatu pada tempatnya, itulah : ketepatan' atau 'titis'
dalam banyak kata yang tidak tepat peletakannya, menjadikan salah dalam memahaminya..

SIFAT (watak)

Ialah suatu hal yang telah menjadi tanda baginya, disebut ciri dari suatu hal...ciri yang tak terlepas (ciri khas)...
sifat disebut juga tabiat...
..Sifat terbagi atas dua bagian..
sifat asal dan sifat baru
.Sifat asal tak kan dapat terlepas darinya, karena memang adanya bersamaan dengan adanya sifat tsb..
.Sifat baru : dapat berubah ubah, dan adanya sifat tsb, dibuat buat dalam kebiasaan yang berlaku cukup lama, sehinggah melekat dan menjadi sifat ; sifat baru ; tersifati ; mensifati..

Watak bukan Roso

Akan tetapi roso bisa menjadi watak, itu dikarenakan sudah terlalu sering/kerap menggunakannya..hinggah melekat dan menjadi watak baginya : watak baru.
jadi seperti susah gembira marah benci cinta takut malu......dst itu buknlah sifat....melainkan suatu hal yang digunakan untuk merasakan..
iri dengki cemas marah......itu semua adalah buah daripada susah/duka
terkejut terenyuh......itupun juga buah dari rasa takut.... rasa2 yang kerap digunakan dapat membuahkan rasa2 yang lain tanpa disadari...dan itu buknlah sifat...

..Contoh..

Ayam dewasa mengerami telur... itulah yang menjadi sifat asal si ayam..
sifat asal lebih seperti naluri yang tertanam, yang ada bersamaan dengan dirinya...
-saat mendapatkan apa yang diinginkan ; bersuka-
-saat tidak mendapatkan apa yang diinginkan bersedih-
itu buknlah sifat melainkan kebiasaan yang dibuat buat sendiri..
kalau keinginan tidak tercapai ya sudah, itu menjelaskan bahwa masih kurang dalam kemampuan untuk mencapainya, bukan jadi suatu alasan untuk bersedih ; merasakan rasa sedih..begitu juga sebaliknya... .
Jadi rasa itu bukan sifat...hanya saja dapat menjadi kebiasaan..meski dalam tata bhs.indonesia : marah benci cinta adalah sifat ; itu adalah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya...
oleh karna itulah kebanyakan orang indonesia tidak dapat terlepas dari benci marah suka duka.......dll yang disebutnya sebagai sifat/watak/sudah sewajarnya...
dan karena kurangnya kemampuan ; banyak juga keinginan2 yang tak terpenuhi/tercapai...sehinggah bersedih berduka untuk sekian lamanya... bagai boneka yang dimainkan oleh anak2 kecil...

-ono Sing dirasakno
-ono Sing digawe ngrasakno
-ono Sing ngrasakno
katelune iku dewe2 ; gk podo.
endi watak asal endi watak anyar
endi sing dirasakno
endi sing digae ngrasakno
endi sing ngrasakno?

JOYO JOYO WIJOYO
WASKITONING WONG JOWO




Kata-Kata (ucapan)

PERKATAAN

(ucapan)


Yang berarti susunan kata yang terucap, dan dapat terdengar... adalah sebuah kalimat yang disuarakan dalam berbagai macamnya bahasa.. .
perkataan adalah sebagai sarana dalam berkomunikasi (berhubungan)...
terhubungnya ; pendengaran dan suara (yang mengucapkan & yang mendengarkan)
perkataan itu tidak ada bagi mereka yang cacat pendengarannya/tuli/tuna rungu...perkataan itu kalimat yang diucapkan...bagi yang tidak bisa berucap/bisu/gagap ; kalimat yang diucapkan menjadi tidak jelas... .

WACANA

"ucapan adalah doa"
Inilah sebuah kalimat pembodohan, sejak kapan perkataan adalah sebuah doa..... .
meski doa bisa dilakukan dengan perkataan, bukan berarti perkataan adalah doa...
doa itu : permohonan, memohon = berdoa...memohon kepada siapa.... kepada apa yang disembah, apa yang menjadi tuan/tuhan bagi dirinya...
secara ringkas ; berdoa berarti meminta kepada tuhan..
karena doa itu sebuah permohonan, maka bisa dilakukan melalui ucapan...juga bisa melalui tulisan pun bisa dilakukan dalam angan dirinya...
jadi ucapan adalah doa merupakan hal konyol dalam pengajaran ilmu pengetahuan. .sebab tanpa perkataanpun doa bisa dilakukan..
.Sedangkan dalam ajaran jawa tidak mengenal doa karena tidak menyembah (ora ono sing disembah), itu karena leluhur jawa bukan bangsa penyembah... .oleh sebab itulah tidak dapat melaksanakan doa/permohonan kepada tuhan.

PELURUSAN

Bahwasanya setiap kata yang terucap adalah sabdo pandito ratu..
yang bermakna penepatan dalam setiap ucapan (kata tanpa dusta), misal ; besok aku akn pergi ke surabaya, dan ternyata sudah besok tapi tidak pergi ke surabaya (kata dusta)...
sedangkan leluhur jawa itu tak pernah ingkar pada apa yang telah diucapknnya....makanya ada sebutan ; sabdo pandito ratu tan keno wola wali ; kalau sudah mengatakan A ya A, tidak menjadi B C... .
dikarenakan tidak pernah ingkr pada ucapannya sendiri itulah ; yang memunculkan SABDO, yakni ucapan yang pasti terjadi... .

Jadi kalau tidak sampai terjadi itu namanya bukan sabdo.. 
ada sabdo ada kutukan
keduanya sama2 ucapan yang selalu terjadi.  .kalau kutukan berhubungan dengan derita diri yang teraniaya tapi kalau sabdo itu dari keteguhan diri yang tak pernah mengingkari ucapannya sendiri..

Adanya perkataan yang menyakitkan itu adalah karena tidak ingin didengarkan ; si pendengar menolak atau tak ingin mendengarknnya, makanya perkataan tersebut dianggap menyakiti... jadi yang sakit itu sebenarnya adalah yang mendengarkan, akan tetapi keduanya tidak jauh berbeda... .
begitu juga sebaliknya, dengan adanya perkataan yang menyenangkan....,.......................
....................tetapi keduanya (yg berucap dan yang mendengarkan) tidak jauh berbeda.

Bahwasanya ucapan itu bisa menjadi sarana bagi doa akan tetapi ucapan tidak pernah dapat menjadi doa.. .




Patang Sembah

GAMA BUDHI KAWERUH URIP SAJATI

Catur Sembah


Kang kapisan : sembah roso ( jiwo )
yoiku anetepi ayeming tyas ing saben dinoe, amargo ayeming tyas kui kang nuntun marang pepadhange jiwo, kaademan kang rinasakake iku arane sembah roso sayekti.

Kang kapindo : sembah cipto ( sukmo )
yoiku anetepi sengseming tyas ing saben dinoe, yen biso mangkono, iku aran wus oleh pepadang pangroso uripe, ateges eseming tyas iku rupane welas asih.
dadi tetep ing kawelas asihan marang kang tinompo lan rinoso.
hiya welas asih marang pepadhaning urip tanpo amilih.

Kang katelu : sembah badan ( nyowo )
yoiku murih eseming tyas, nalikane nemu ing leloro, penak, ora penak, becik, olo
tetep katanggep nganggo sukaning nala,
ateges ninggal pangarsulo ( gethinge tyas),
amargo yo mung eseming tyas iku kang bisa andadikake weninge nala.

Kang kapapat : sembah rogo
yoiku awak sakujur utawa poncodriyo diajegno/kulino tumindak jujur,
ora mung jujure pangucap, nanging jujure tumindak ing saben dinoe,
iku arane sembah rogo sejati.


Rosojati

TEGESE KANG ARAN ROSO SAJATI

 
GAMA BUDHI KAWERUH URIP SAJATI
====================================

Sejatining Roso

Ono ing sajeroing meneng.hening.wening
Yoiku mahening suci.

Roso kang sajati iku sawijine roso kang tunggal hiyo roso kang murni,
dadi uwite sakabehe roso, kaaran sangkalpa hiyo babone sakehing roso pangroso,
kahanan kang luwih dening alus, tanpo ono pepadhan lan pambandinge,
hiyo dadi bongkot hiyo dadi pucuke sakehing roso pangroso.
kaaran sajatining roso, yoiku roso kang saktemene..
endi toh rupane?

Rupane ora biso disawang dening pandulu kang isih kasar,
 bisane disawang mung nganggo alusing pandulu,
 kanggone sing isih kasar, bisane mung dirasakake..
ono roso..ono rahsa

Saben ono rahsa mesti bareng onoe roso, mung saben ono roso ora mesti bareng onoe rahsa..
rahsa iku padunungane nyowo dene roso iku padunungane jiwo
ono rosoe rahsa ono rahsae roso. yoiku rosone kekarepan lan kekarepane roso..
amargo cacah jinise kang aran roso iku akeh banget,
mulane perlu meruhi titenane kang aran roso sajati.
yoiku :
Sing nuntun marang Panarimo 
Sing nuntun marang Ayem tentrem 
Sing nuntun marang Welas asih 
Sing ngajak percoyo marang Kabatosan 
Sing ngajak eling marang Kajaten 
Sing ngajak Betah ijen 
Sing ngajak Ora susah 

Sing ngajak ora bosenan, was sumelang, wedian, ugo sungkanan.
hiyo sing nuntun marang kajenjeman lan ketentreman.

Iku kabeh mung tondo pucuke rosojati, dudu bongkote dudu maligine rosojati.
nanging sanajan mung wus anggayuh pucuke rosojati lan isih kamoran rahsa, ning kunu uwonge wus kanggonan ing katentreman, kaweningan, kaademan isp...iku dadi tondo yen rahsane wus alus. rahsane wus gathuk karo pucuke rosojati,
iku arane wus mingis ; wus kegorek rosojatine.

Wong sing wus mingis rosojatine iku yo biso samadhi klawan tanpo soyah lan bosen..
amargo : nalikane samadhi sing makarti ora mung angen angen lan rahsa bae, ananging nganggo katumusan pakartine rosojati
dadi ning kunu angen angen rahsa lan rosojati podo makarti kabeh ;
rosojati dayani marang kajenjeman, kaweningan, katentreman isp...
rahsane ; angrasakake lakune angin, lan angen angen ngelingi marang samadhine,
dene sing durung biso mingis, ateges isih mung tekan angen angen lan rahsa bae,
hiyo enggal kroso soyah lan bosen.

Bisane mingis iku yen tlaten ngulinakake samadhine lan netepi paugere kasusilan.
yen wus mingis, lan isih lestari pangudine, ning kunu rahsa sangsaya alus,
yen rahsa wus alus, mongko dadi jumbuh klawan rosojati,
hiyo ning kunu wiwitane sirno aling alinge sukmo,
kang ateges wiwit biso ngungak marang wewengkoning kajaten.

Roso sajati (rosojati) iku yo rupane manungso sajati
hiyo sajatining manungso.
iku rupane kahanan kang banget aluse,
manungso sajati klawan rosojati iku podo bae, wus ora ono bedane,
hiyo podo bae klawan jiwo suci, urip kang sajati, kajaten dadi jejagate,
hiyo jagad kepengeranan,
yo manungso sajati yo roso sajati, wus ora perlu dibedakake.


JANGKEPE KANG ARAN ROSO SAJATI



Yoiku sajatining roso,
Roso sajati (rosojati) iku ateges rosone manungso sajati,
 rosojati iku kahanan kang luwih dening alus ( alusing alus ),
yo sing mengku saliring roso pangroso.. rosojati klawan manungso sajati podo bae :
yo rosojati yo manungso sajati yo saliro suci. ..

Rosojati iku ora duweni soyah lan pegel,
Mulane wong sing wus mingis rosojatine hiyo ora duwe soyah klawan pegel yen nggarap wewengkoning kawruh kabatosan.

Kang mangkono iku amargo yen wong mau nggarap babagan kawruh kabatosan :
makartine roso dadi pikarepe rahsa, dadi rahsa katumusan doyoe roso, jalaran rahsa wus akeh bageane kang manut marang roso,

 Ning kunu rahsa wus ora biso agawe soyah klawan pegel (rahsa wus alus). ..
Rosojati iku ora kagungan watak bungah klawan susah
Mulo yen rahsa katumusan doyoe roso, ning kunu rahsa sudo doyoe arep nedyo bungah klawan susah (rahsa wus alus).
dadi : sudane bungah klawan susah iku : mahanani lestarine kaelingan lan ketentreman. 
utowo : akehe kaelingan lan katentreman iku : agawe sudane kabungahan lan kasusahan.
alusing bungah kaworan eling kaaran : seneng
 alusing susah kaworan eling kaaran : prihatin
Alusing seneng klawan prihatin yen nunggal nyawiji kaaran : jumeneng eling lan tentrem ..

Rosojati iku ora wewatekan dhemen klawan gething marang samubarang kadonyan
Mulane wong yen wus mingis rosojatine iku yen dhemen lan gething marang opo opo iku : ora banget..malahan yen wus dewoso manungsane kang sajati, hiyo meh ora nduweni dhemen lan gething marang sabarang prakara. kang mangkono iku amargo :
Makartine roso dadi pikarepe rahsa..doyone roso numusi rahsa sing wus alus, jalaran soko iku rahsa wus ora arep nandukake roso dhemen klawan gething : ing samubarang prakara.
dadi : tipising roso dhemen klawan gething iku : agawe lestarine kaelingan lan katentreman. 
utowo : kandhele eling lan tentrem iku : mahanani tipising kadhemenan lan kagethingan. 
alusing dhemen kaworan eling kaaran : tresno utowo sih
 alusing gething kaworan eling kaaran : prihatin marang alane liyan
Tegese sih, iku katresnan kang tanpo pilih, sih kui prenahe nuju marang rosojatine sakabehe manungso dene prihatin marang alane liyan utowo cacate liyan iku kang nuwuhake : karep tetulung, supoyo lereno cacate, dedasar kawelas asihan ;
yoiku nalikane prihaten mau klawan sih wus nyawiji, dumadi welas a-sih..
hiyo kawelasan lan kaasihan kang nyawiji, tumuju marang sa-gung dumadi. .

Rosojati iku ora duwe watak gumedhe lan cilik aten
Rosojati ora kadunungan watak kekarone iku : mulane wong kang wus mingis rosojatine,
hiyo ora kanggonan ing roso gumedhe lan cilikan aten kang ateges ora ngegungake diri lan ngasorake diri. kang mangkono iku amargo soko rahsa kang katumusan doyoing rosojati kang ora duweni watak mangkono andadikake rahsa ; cilik doyoe kang ajak marang kumawoso lan angroso apes..ning kunu awit wus ora sumuk dening reribete angen angen lan wus ora kasrimpet dening buntune angen angen. -gumedhe iku tunggale : kumingsun, kuminter, adigang, adigung.....isp
kang ateges : ngegungake diri klawan rumongso bejo lan kuwoso.
 -cilikan aten iku tunggale : apes, bodoh, atis, rumongso asor.....isp
kang ateges : ngapesake diri klawan rumongso ciloko.
dadi : tipising pangroso bejo lan pangroso ciloko iku : agawe lestarine eling lan tentrem.
utowo : kandhele kaelingan lan katentreman iku : mahanani tipising pangroso bejo lan ciloko. 
alusing gumedhe awor klawan eling kaaran : percoyo marang diri
alusing cilikan aten awor klawan eling kaaran : panelongso (nelongso marang pengeran)
 panelongso kaworan eling kaaran : jumeneng pribadi klawan kasukcen. .......
.....hiyo mangkono sateruse............

PENGETAN 

Tegese saliro suci iku asal dumadine jiwo kang murni 
karepe tembung tipis lan kandhel iku sathithik lan akehe 
karepe rahsa alus iku rahsa kang wus gathuk klawan rosojati 
karepe tembung awor iku campur, gumbul, bebarengan 
karepe tembung eling iku eling marang pengeran, dene eling marang pengeran iku elinge budhi karepe tembung kaelingan iku makartine budhi 
karepe tembung katentreman iku makartine rosojati 
karepe tembung alusing utowo aluse iku ancase utowo intine 
karepe tembung lestari iku santosa. 

Dadi wong kang wus dewoso manungsane kang sajati iku wewatekane biso santosa lan teteg, menowo katerjang dening ombaking rahsa..kang mangkono iku yo amargo rosojati wus maligi wus wungkol utowo wutuh..ning kunu saliring roso pangroso awit kawengku dening sajatining roso, mulane kabeh roso pangroso salin rupo amargo wus kawungkus dening roso sajati..hiyo iku wiwitane manjing ing kasucian..hiyo iku tegese roso pangroso bali marang kang kagungan roso pangroso..hiyo iku tegese jumeneng klawan pribadi..hiyo lebure aku klawan ingsun..nyawijine diri klawan pribadi..hiyo iku kang aran manjing ing pribadi klawan moho suci..
kang ateges manjing ing sajatine urip hiyo lebure urip marang sajatine urip..lebure suci klawan moho suci..hiyo iku tegese : ora ono opo opo kejobo pribadi.
Awit susah, piloro, gething, mlarat, sengsoro ugo bangsane enak kepenak, dhemen, gething, bungah, sugih lan sapanunggale kabeh iku arane panandhang, kang ateges biso ngaling ngalingi kaelingan lan katentreman.