Showing posts with label Kaweruh Tembung Boso Jowo. Show all posts
Showing posts with label Kaweruh Tembung Boso Jowo. Show all posts

Serat Ukoro Jowo

SERAT UKORO JOWO


Suatu hal yang sepele tentang penulisan sebuah kata dalam bahasa jawa, sampai memicu gerakan diam2 persekutuan, sehinggah yang benar menjadi teranggap salah dimasa kini, karena menyimpang dari pembakuan yang telah ditetapkan dan disepakati oleh segelintir orang.

KONTRAVERSI

Dari penulisan vokal O dalam bhs jawa yang harus ditulis A
dalam kasus pembicaraan bhs.indo jowo ya ditulis jawa' tapi dalam kasus pembicaraan bhs.jowo.. yang benar ya ditulis JOWO bukan jawa (jowo yang di indonesiakan).
CONTOH KASUS
Dengan alasan itu nama kota tetap ditulis apa adanya, vokal O tetap O tidak ditulis A..
itu kan sudah jelas, karna nama kota2 tsb sudah tertuliskan sprt itu dalam peresmiannya sebelum terjadinya proyek pembodohan bahasa jawa..
-MOJOKERTO-BONDOWOSO-WONOGIRI-PURWOKERTO-BOJONEGORO-PURWODADI-
dll
Secara tertulis vokal O tidak dirubah menjadi A

HISTORIES

Penetapan baku penulisan bhs.jawa berawal pada kongres surakarta (yg seharusnya surokerto) tahun 1922.. dengan keputusan bahwa Vokal O pada bhs.jawa harus banyak yang dihilangkan.. dengan menulisnya menjadi A..
jadi nama kota2 yang mengikuti pembakuan (pembodohan) bhs.jawa itu ditetapkan setelah tahun 1922, yg artinya kota2 tsb tidak terbentuk sebelum tahun 1922..

ETHNICAL

Bahwasanya semua bahasa itu punya ciri khasnya tersendiri..begitu juga dengan bhs.jawa..vokal O itu ethnicnya..dan pembakuannya merusak ethnic bhs.jawa bahkan juga dapat mengaburkan dan menghilangkan bahasa aslinya..
Memang tidak telihat begitu penting.. tapi satu perubahan dapat memicu perubahan2 yang lain.. 

SALAH.BENAR
Kebenaran penulisan baku bhs.jawa itu sejak 1992 dan sebelum th 1992 penulisan tsb salah..
Berbanggalah dengan vokal O yang lantang khas Jowo, dengan menulisknnya O bukan A..

KONSPIRACION 

(berbisik bersama)
Penetapan pembakuan tsb bukan hanya dilakukan oleh orang lokal saja tapi itu juga melibatkan pihak asing aseng  asong dalam kongres tsb..
jadi ini adalah konspirasi dunia untuk bhs.jawa yang telah diikuti oleh kebanyakan orang2 jawa sebab karna memang sudah terbiasa (kulino) dan telah diajarkan sejak masih sekolah..

JOYO JOYO WIJOYO
TOTO UKORO JOWO




Tembung Boso Jowo

KAWERUH TEMBUNG BOSO JOWO

GAMA BUDHI KAWERUH URIP SAJATI

SINAU BOSO JOWO

Sinau Tembung Boso Jowo Kuno
Kaaran boso kawi
Ateges wiwitan utowo kawitane boso
Awit ngoko madyo kromo iku
Boso jowo ing mongso kasusastran
Yoiku mongsoning jowo jawi

BAHASA INDONESIA : BAHASA JAWA

BUMI : Bumi, Bawono, Basundoro, Mandolo, Pratiwi, Pratolo
MATAHARI : Srengenge, Baskoro, Arko, Aruno, Prabangkoroo, Diwangkoro, Radite, Suryo
BULAN : Rembulan, Sasi, Wulan, Ratih, Kirana, Sangkoro, Bodro, Sasongko, Condro
BINTANG : Lintang, Sudomo, Trenggono, Sukro, Ganero, Karwikoyo, Kartiko
LANGIT : Angkoso, Rawisworo, Jumantoro, Antarikso, Lirang, Gegono, Boma, Dirgantoro
GUNUNG : Wukir, Ancolo, Parwoto, Aldoko, Dri, Argo, Giri, Maloyo
LAUT : Segoro, Jolodri, Ernowo, Jolonidhi, Samudro
HUTAN : Alas, Wono, Rimba, Taratab, Pringgo, Jenggolo
SEMESTA : Jagad, Rat, Wretiko, Lokika, Paramusito, Pramudito
ANGIN : Angin, Bayu, Bajro, Wayu, Wawono, Sadoko
API : Geni, Agni, Bromo, Pawoko, Anolo, Grakso, Dahono
AIR : Banyu, Jolo, Toyo, Woyo, Her, Sindu, Sundo, Udoko, Tirto
TANAH : Lemah, Kismo, Siti, Bantolo, Bumijo
UDARA : Udara, Awang awang, Ambara, Nawasanga, Tawang, Namu namu
BADAI : Lesus, Poncowora, Bajropati, Prahara, Sindhung bisoko, Maruto
MEGA : Imantoro, Nirodo, Kuwera, Sanggono, Wataragono
MENDUNG : Mendhung, Andanu, Rawan, Rumung, Danuro, Windakoro, Jolodoro, Jolodho
GUNTUR : Gelap, Grakso, Kupoko, Guntur, Bledheg
GURUH : Gludhug, Gurnito, Guruh, Gepoh, Gurno
PETIR : Kilat, Tathit, Laban, Procolito, Wagyuto, Wagyutmoko
HUJAN : Udan, Riris, Warso, Wawarso, Wresti, Jawah, Jaweh, Jawuh

Lor, Kulon, Wetan, Kidul
Eka, Dwi, Tri, Catur, Panca, Sad, Sapta, Hasta, Nawa, Dasa

MERAH : Abang, Rekto, Abrit, Dadu, Ambranang
HITAM : Ireng, Langking, Kresno, Cemeng
PUTIH : Puteh, Pingul, Pethak, Seto
KUNING : Kuneng, Kapuranto, Pita, Jenar
HIJAU : Ijo, Ijem, Wilis
BIRU : Biru, Nila, Maya
------------------------------------------------

CAHAYA : Cahyo, Lengkowo, Kaluwung, Tejo
DARAH : Getih, Marus, Ludiro, Rah, Rudhiro
TUBUH : Awak, Onggo, Tuhu, Linggo, Kawonggo, Sariro
HATI : Sota, Drongso, Cita, Nolo, Twas, Tyas
PERASAAN : Galih, Driyo, Cita, Praya, Ambek, Budhi
ATI : Kulung, Kukulung, Talatnyono, Lembono
MATA : Mripat, Soca, Locana, Tingal, Nayana, Netro
BUNGA : Kembang, Sekar, Puspito, Gito, Puspo, Kusumo
IKAN : Wiyanggo, Mina, Jita, Maswo, Iwak
BINATANG : Sato, Atogo, Satwa, Wregono, Mergu, Lubono
BURUNG : Manuk, Kukila, Peksi, Garuro, Saimbro, Kogo
TEMPAT : Enggon, Papan, Podo, Swono, Sono, Loka, Astono
RUMAH : Omah, Griyo, Yoso, Panti, Wismo
MATI : Sedho, Leno, Praloyo, Antoko, Lalis, Pejah
HIDUP : Urip, Gesang, Daru, Tubu, Atmo, Jiwito
ORANG : Wong, Jono, Janmo, Uwong
MUDA : Nom, Nem, Mudha, Taruno
TUA : Tuwo, Sepuh, Wredha
WANITA : Arum, Estri, Reni, Retno, Dyah, Duhito, Wanito, Wanudyo, Padni
LELAKI : Lanang, Priyo, Janoko, Jaler, Gono, Noro
PESANGGRAHAN : Panekungan, Pasemaden, Paheningan, Pahoman, Pasemadyan, Pamursitan, Pamelengan
KERATON : Kedhaton, Karatyan, Pura, Puri, Purono, Puroko
RAJA : Narendro, Narpo, Dipa, Sinuhun, Katong, Sri, Prabu, Pamoso, Rojo
RATU : Garwo Rojo, Narendro Garini, Nareswari, Notoreni, Duhito, Padmi Noto, Prameswari
MAHARAJA : Ratu