Energi Manipulasi


SPIRIT OF MANIPULATION

adalah taktik pengelabuhan dengan beragam cara dan gaya.. mengelabuhi untuk merugikan orang lain.. mengelabuhi untuk mendapat keuntungan.. baik itu hal2 materi maupun non materi..

adalah seputar informasi yang tidak benar itu dikabarkan
untuk menggiring untuk merubah hal2 yang sudah benar

beritakanlah kabarkanlah asumsi itu secara terus menerus
seperti papan iklan.. sehinggah yang palsu menjadi asli.. yang sudah terbukti benar pun bisa menjadi salah.. asumsi menjadi pengetahuan.. yang fiktif dianggap nyata.. 

ERA ATAU JAMAN DUNIA
sebenarnya era digital itu masih belum saatnya.. tapi era ini dipercepat terjadinya.. bahkan era mesin itu seharusnya belum saatnya tapi itu dipercepat terjadinya.. 
percepatan2 yang tak seharusnya itu akan merubah banyak kesadaran manusia.. yang artinya manusia2 itu belum sepenuhnya dapat menerima era tersebut..
tapi kesadaran harus segera dirubah.. spiritualitas harus ditutup sepenuhnya.. segera harus dimaterialkan seutuhnya tanpa adanya nyala api spiritual (kahyangan api)

IBU PERTIWI
tanah dan air yang mulai terlupakan.. tersapu oleh badai logam.. logam dunia yang sudah mulai berkarat.. akan tergantikan oleh ilusi maya.. maya semu untuk mengosongkan nyata.. menelan dunia menghilangkan pancaindra.. kembali kosong awang uwung..

INFORMATIKA
yaa itulah informasi2 yang beredar menyebar.. penuh sesak ruang informasi itu menyusupi dan menggiring kesadaran diri.. diri2 yang telah terlena terbuai dan masuk ruang silap silap penggelapan mata..

Dijawa ini ada sebutan polo pendem polo gumantung polo wijo polo kesampar .. yang artinya apa2 yang sudah ditumbuhkan diatas tanah jawa ini adalah tanaman2 asli jawa
makanya disebut gemahripa loh jinawi.. entah itu singkong padi jagung teh kopi .. semuanya itu asli dari tanah air sendiri.. bukan dibawa2 bibitnya oleh para bangsa penjajah.. dari sana kesini.. tetapi yang dari sini dibawa2 kesana dan diteliti dikembangkan bangsa2 penjajah tsb..

jadi kalau semuanya itu berasal dari sana mengapa ada begitu banyak dan berlebih disini.. jangankan hanya tanaman pangan.. bunga2 yang tumbuh diatas tanah jawa ini saja ada begitu banyaknya
begitupun juga dengan mineral2 yang terkandung didalam bumi.. itu semua dari sini dan dibawa kesana.. dst

arkeolog2 palsu itu ada banyak diberbagai dunia ini.. hanya bermaksud mengelabuhi.. di era digital ini kepalsuan2 itu disebarluaskan.. pencitraan wilayah? keuntungan materi? menoreh menggaris sejarah? mengkerdilkan? ya seperti itulah..

Leluhur tanah jawa ini sudah yang tertua.. tidak ada kebudayaan yang lebih tua lagi.. juga bumi jawa itu bumi yang tertua.. begitupun juga dengan bahasa jawa dst... .

kalau pemujaan dan legenda dunia itu hanya pada kisah para dewa.. ditanah jawa itu tepatnya era porodewo.. sebelumnya ada era porohyang.. sebelumnya lagi ada era porobuddo
jadi era budaya kuno seluruh bangsa dunia itu tidak akan mungkin setua budaya kuno tanah jowo...

TAKTIKAL
dengan taktik pengelabuhan2 itu agar tercapai misi : menyempurnakan materialisme dengan menjaga api spiritual tetap menyala.. menutup gerbang2 spiritual.. mematerialkan dengan sempurna..... sehingga api spiritual didalam diri itupun padam dan seutuhnya menjadi makhluk materi..

JOYO JOYO WIJOYO
WONG JOWO YO WONG ALUS
TANAH JOWO YO LEMAH ABANG
BUMINE YO KUNO MAKUNO




Gelar Gulung


GELAR GULUNG
gelar yang bukan gelar jabatan bukan gulung seperti gulungan
anggelar lan anggulung itu seperti membuka dan menutup juga seperti menghidupkan dan mematikan.. ini salah satu istilah jawa yang tidak dapat ditemukan frasa bahasanya di dalam bahasa indonesia...
tidak seperti menggelar menggulung tikar bukan seperti itu..

.setiap ada yang digelar akan ada yang digulung begitu juga sebaliknya..

sedangkan dimensi dunia atau jagad materi itu adalah apa yang digelar oleh pancaindra
yakni diadakan oleh pancaindra ; pancaindra itu jagad cilik dan dunia itu jagad gede

ADAnya jagad gede itu karena ADAnya jagad cilik
TIADAnya jagad gede itu karena TIADAnya jagad cilik
tapi KEJADIAN ada dan tiada NYA itu BARENG/bersamaan

jadi kalau pancaindra tiada maka duniapun tiada...seperti tiadanya bentuk rupa warna ketika penglihatan itu rusak....bentuk rupa itu ada karena ADAnya penglihatan...jadi jagad bentuk rupa warna itu digelar oleh penglihatan
penglihatan = jagad cilik
bentuk rupa = jagad gede
jagad gede iku terusane jagad cilik

GETHER
itu hanyalah energi dan getaran sedangkan didalam kesejatian itu adalah suatu keselarasan (frekuensi) .. energi tersebut tergelar menjadi sesuatu/berubah menjadi energi yang bergerak (doyo urip).. kemudian menggelar/menjadikan getarannya bergerak (berfrekuensi)... jika pendengaran menggelar suara penglihatan menggelar bentuk rupa...begitulah adanya doyo urip menggetarkan getarannya..

istilah atau gagasan 'tuhan menciptakan dunia' itu sebenarnya tidak benar..begitulah pandangan materialisme.. sebab yang mengADAkan jagad dunia itu pancaindra bukan tuhan... begitu juga dengan jagad2 dimensi lainnya... yang mengADAkannya itu urip menggunakan doyo urip...

.disetiap frekuensi selalu terdapat getaran tp tidak semua getaran itu berfrekuensi

.sedangkan pada setiap energi selalu ada getaran juga sebaliknya.. keduanya itu seperti sebab akibat (satu tapi dua rupa)

itu adalah sesuatu yang sama yakni energi dan getaran tapi doyo urip yang berbeda membuatnya terangkai menjadi hal2 yang berbeda... menjadi bentuk rupa warna cahaya karena penglihatan...menjadi suara menjadi bebauan dst karena perbedaan doyo urip... .
menjadi apapun itu bergantung pada doyo urip... jadi jagad dunia atau dunia ini bisa disebut getarane poncodriyo...

-bentuk rupa warna 
-suara
-bebauan
-panas dingin lembut kasab
-manis asin pahit 

itulah lima hal yang dalam kesatuannya disebut dunia atau jejagating poncodriyo... .

MANIFESTASI
jadi ketika rasa duka kesedihan/susah sumusah itu lebih besar daripada rasa bungah/riang gembira maka jagad kaswargan/dimensi surga itu sulit ditemukan yang artinya diri tidak dapat mengalaminya..

.awang uwung kang tanpo wates ; artinya ruang energi tanpa batas yang meliputi segalanya...

jika jagad dunia itu perwujutan dari pancaindra maka jagad surga itu perwujutan dari rasa bahagia dan jagad neraka itu perwujutan dari rasa duka.. .

memang sulit untuk diterima karna masih terpaku pada ruang keberadaan surga seperti pada umumnya hal yang sudah beredar (gagasan yg sudah populer)

hal dunia saja sudah jelas: ketika orang sedang sakit indranya melemah : makanan enak pun menjadi gk enak dan menjadi enak jika dimakan oleh orang yang sehat.... .itulah mengapa kesedihan tidak dapat melihat dan menemukan surga.. .diri2 yang penuh dg rasa sedih hanya akan menggelar keberadaan neraka...

beda dengan rasaning raga/pancadriya, rasaning perasaan itu hal tentang jiwa tidak rusak tapi dapat berubah.. .

sebut saja rasa kaswargan ; gembira - cinta - berani
sebut saja rasa kanerakan ; sedih - benci - takut

jadi jagad surga neraka itu bukan pemberian bukan pula harap keinginan bukan hukuman juga bukan balasan masa depan... melainkan hal yang digelar oleh rasa diri ; rasaning perasaan...

jika penglihatan itu dapat mewujutkan bentuk rupa warna maka rasa perasaan itu dapat mewujutkan sesuatu yang berselaras dengannya.. maka rasa kesadaran itupun juga dapat mewujutkan dan merangkai kekosongan tak berwujud menjadi isi yang dapat dialami... maka tajamnya visi atau visualisasi yakni 'cipto' itu dapat mewujutkan yang tak berbentuk menjadi sesuatu yang terbentuk...

.sebab doyo urip itu mampu menggetarkan awang uwung kang tanpo wates... .

.didalam frekuensi yang sama itu adalah pancar gelombang keselarasan

dan jiwa2 materi diri2 materi kesadaran2 materi itu tidak dapat menggetarkan awang uwung melainkan hanya dapat mengubah hal2 yang bersifat material (yg nampak yg tersentuh dst)

API SPIRITUAL
itu nyala api didalam diri bukan panas tubuh bukan api didalam tubuh... selama api itu tetap menyala diri/aku tidak mengalami proses pembekuan (menjadi materi)
mungkin ada yang menyebutnya : api penyucian tapi bukan itu... .api penyucian itu kremasi/pati obong... .api penyucian itu juga bukan penebusan, tetapi menjadi jalan reinkarnasi...

Api Abadi
begitulah sandi untuk tetap menjaga api dalam diri itu tidak padam.. tetap menyala meski semuanya telah padam dan membeku... 

YO NGGELAR YO NGGULUNG
itu seperti membuka dan menutup mata
begitu juga dengan keberadaan surga neraka
surga digelar neraka tergulung
neraka digelar surga tergulung
apapun itu entah "kedamaian" yang dicari atau "ketenangan" tetap saja disebut merasakan.. yang artinya menggelarnya (mengADAkannya)

diri itu yang menggelar bukan yang digelar oleh keadaan (ruang keberadaan)
makanya ada yang disebut waseso .. yang berarti diri menguasai bukan dikuasai, menggelar bukan digelar, mengadakan bukan diadakan... dst

.damai tenang nyaman dst itu bukan bagian dari dunia tetapi itu "rasa diri" bukan materi bukan isi dunia, tidak ada didalam dunia dan pancaindrapun tidak mengerti tentangnya...

.itu nyala energi (kekuatannya) sebab sudah melemah makanya sulit menjadi terang sulit untuk ditemukan..

sebab rasa kanerakan lebih sering digelar dinyalakan oleh diri.. maka rasa kaswargan mulai melemah dan meredup

ketika didayagunakan itu akan menguatkan
tidak didayagunakan maka itu melemahkan

semuanya ya segala sesuatu itu adalah energi
yang tersusun selaras dalam frekuensinya masing2
yang tergelar dan yang tergulung menjadi ada dan tiada
A menjadi huruf A disebut A bermakna A adalah garis2 yang disusun dirangkai sedemikian rupa..dan dengan garis yang sama tersusun menjadi B mnjdi C dst....

jadi jagat itu adalah apa yang digelar oleh hidup.
. jagat itu tidak menggelar hidup.. jagat itu ruang lingkup yang digelar.. sedangkan hidup itu adalah yang menggelar.. dengan pancaindra menggelar alam dunia.. dengan rasa kaswargan menggelar alam surga.. dengan kedukaan menggelar alam neraka.. dengan rasa damai menggelar kedamaian dengan rasa tenang menggelar ketenangan dst.... .

TRILOKA : JANOLOKO - ENDROLOKO - GURULOKO

JOYO JOYO WIJOYO
WONG JOWO BONGSO NIRWONO




KEBANGKITAN


AWAKENING
Singkat saja :
itu artinya "kebangkitan"
itu bukan bangun bukan tergugah bukan tersadar..
melainkan "perubahan yang berkembang"
dan tidak ada kebangkitan tanpa kematian..

sedangkan bertambahnya pengalaman serta pengetahuan itu menambah wawasan dan menjadikan berkembangnya kesadaran..

karena kebangkitan itu berhubungan dengan kematian..
makanya ada kalimat :
'urip saknjeroning pati lan pati saknjeroning urip'

begitulah kebangkitan..setelah mati ada kebangkitan...tetapi tidak sedikit adanya kematian2 dengan tanpa adanya kebangkitan...

dan didalam kebangkitan itu selalu ada pencerahan tapi tidak semua pencerahan itu disertai dengan kebangkitan..

jadi tanpa pernah merasakan mati kebangkitan takkan pernah dialami..

"hidup didalam mati & mati didalam hidup" itu bukan kiasan dan tidak ada hubungannya dengan hawa nafsu...tetapi merupakan tanda atas "kebangkitan spiritual"




Manifestasi Energi


MANIFEST ENERGIES

Kebiasaan2 itulah yang memicu adaptasi (penyelarasan)
berubahnya kebiasaan2 itulah yang memicu evolusi
begitu juga dengan kondisi2 tubuh (raga) terbentuk dari kebiasaan organ2 tubuh yang bergerak menyerap dan membuang.... .

HERBAL (JAMU)
yaitu racikan tradisional jawa yang sudah ada sejak jaman dahulu kala... .itu sebagai pengganti energi tubuh dan juga sebagai penambah atau menggantikan energi yang hilang maupun sebagai tambahan energi yang tidak ada didalam tubuh... .

racikan yang terbuat dari dedaunan biji2an dan juga akar tetumbuhan sebagai suplemen tubuh.... .
untuk mengatasi segala keluhan2 tubuh
untuk menjawab jeritan2 tubuh
untuk memenuhi kebutuhan energi bagi tubuh... .

HISTORIES
dalam sejarah kuno orang2 daratan mongolia terobsesi untuk mencari obat hidup abadi
sedangkan orang2 dari daratan timur tengah mencari air kehidupan
dan orang2 dibelahan eropa mencari pohon kehidupan

itu mencerminkan betapa orang2 kuno dibelahan dunia terusik oleh kondisi tubuh yang menua melemah dan rusak... .

sedangkan ditanah jawa para leluhur sudah meracik ramuan untuk mengatasi kondisi tubuh yang dikenal dengan sebutan JAMU.. .

Dan dijaman kuno masih ada IBU BUMI yang melahirkan aneka ragam tetumbuhan2 hingga bumi jawa menjadi gemahripa
masih ada DEWI SRI yang menyuburkan tanaman... dst

MANIFESTASI
adalah sebuah perwujutan dari ketiadaan menjadi ada
menjadi ADA itu bukan hanya tentang materi (sentuhan pancaindra) tetapi juga tentang rasa yang dirasakan maupun tentang hal2 kondisi tubuh dll... .

ADA itu bisa dirasakan KEBERADAANNYA

jadi manifestasi itu tentang mewujutkan ketiadaan yang tidak dapat dirasakan sehingga menjadi dapat dirasakan ( ada )

DOYOING ROGO
berbeda dengan hal konsumsi nutrisi yang memicu pertumbuhan... .konsumsi jamu itu konsumsi energi dan tidak memicu tumbuh kembang tubuh... .

energi tubuh yang kurang ditopang oleh energi jamu
tubuh yang sakit yang lemah disembuhkan dikuatkan

dan ketika tubuh dialiri oleh energi dari jamu tsb secara terus menerus.. .sampai pada titik adaptasinya tubuh... .maka terjadi perubahan setelah penyelarasan... .sehingga tubuhpun memiliki dan dapat mewujutkan energi yang serupa dengan energi dari jamu tsb.. .yang artinya tubuh memiliki energi baru .. begitulah Kanoman.

jadi semisal tubuh sakit linu dan konsumsi jamu pegel linu (energi utk mengatasi linu) maka ketika itu dikonsumsi secara rutin sampai pada tingkat evolusi tubuh.. .maka tubuhpun menjadi tanpa linu sebab sudah bisa mewujudkan energi dari jamu pegellinu...dst

dan itu berbeda hal dengan konsumsi obat2an farmasi

jadi racikan jamu para leluhur tanah jawa itu bukan sekedar obat melainkan cara mewujutkan energi bagi tubuh... .

Kunyit - Jahe - Lengkuas - Kencur : inilah inti racikan jamu... .

tidak perlu tertipu oleh silap media informasi dijaman sekarang yang menunjukkan tanaman ajaib disana tumbuhan A B C disana yang istimewa yang hebat... .

ketahuilah itu hanya silap media.. sedangkan tanah gemahripa itu disini ditanah jawa..

JOYO JOYO WIJOYO TANAH JOWO
GEMAHRIPO LOH JINAWI