Tondo : Lambang Simbol Mandala Rajah Cakra

TANDA-LAMBANG-SIMBOL
MANDALA-RAJAH-CAKRA

.Tanda yang berarti menunjukkan sesuatu (obyek,abstrak,pengertian)
dalam pemahamannya tanda bisa berupa berbagai hal..
.Lambang berarti tanda yang mewakili suatu hal tertentu (dapat berupa tulisan,gambar dll)
lambang merupakan makna yang digambarkan untuk mewakili suatu hal..
.Simbol berarti makna yang tergambarkan/tervisualisasi, yang dapat berupa tulisan warna gambar
simbol adalah pengungkapan makna
lambang adalah tanda untuk mewakili
didalam setiap simbol selalu ada lambang tetapi didalam setiap lambang tidak selalu terkandung simbol..

MANDALA

Adalah keutuhan didalam pengertian yang disimbolkan, secara umum mandala adalah goresan ilustrasi pada sebuah obyek tertentu sebagai sarana untuk bermeditasi (konsep budhisme) dan selalu menyerupai lingkaran (konsep hinduisme)
sedangkan dalam kaweruh jawa ; mandala adalah visual/gambaran yang dihadirkan oleh diri saat bersemedi didalam keutuhannya, ketika gambaran tersebut belum utuh, tidak terjadi adanya mandala, sebenarnya mandala tsb adalah gambaran dari hawa (bukn hawa nafsu) yang meliputi jiwa/hidup..

RAJAH

Adalah berhubungan dengan cakra, rajah itu bukan jimat/azimat seperti tulisan/gambar abstrak pada kertas/kulit binatang, yang dipercaya/menyimpan energi dan menimbulkan manfaat2 tertentu..
kalau mantra adalah energi/daya yang dijadikan/dibekukan menjadi kalimat dan akan terjadi/menimbulkan efek yang sesuai dengan daya tersebut apabila diucapkan/dirapal, rajah adalah energi yang dituliskan (berupa simbol) pada tubuh, sehinggah tubuhpun mempunyai daya seperti yang telah disimbolkan...
dijaman dahulu pembuatan rajah menggunkan kapur sirih, setelah peralihan masa, rajah beralih menjadi tatto, menjdi seni gambar pada tubuh..

CAKRA/COKRO (ubengan)

Adalah cincin energi... jadi pada setiap energi apapun yang berputar (mubeng/mbolak mbalik) dapat disebut cakra..
cakra merupakan perwakilan dari energi, dimana sumber energi itu selalu berputar (mubeng), tanpa henti mbolak mbalek, putusnya energi sebab rusaknya/terputusnya putaran (cincin energi terkoyak)..
dalam pemahamn tentang mandala rajah maupun mantra masih tetap berhubungn dengan cakra karena masih berkaitan dengan energi/daya..
tanpa mengerti cakra takkan dapat memahami mandala dan juga rajah maupun mantra, dapat memahami mandala dan rajah, tidak berarti dapat/mampu membuatnya.....

..pengertian..pemahaman..kemampuan..
ngerti/weruh..paham/wikan..mampu/wasis/mumpuni

JOYO JOYO WASKITO TANAH JOWO


Mongso

MONGSO (wayah)

Detik - menit - jam - hari
minggu - bulan - tahun
windu - dekade - abad - milenium
Adalah perhitungan waktu (putaran masa)
ada yang 
berdasarkan lunar (putaran bulan)
berdasarkan solar (putaran matahari)
berdasarkan lunasolar (putaran bulan matahari)
berdasarkan kesepakatan (seperti yang ada di indonesia)
perhitungn tersebut dikenal dengan sebutan kalender (penanggalan)
tiap peradaban memiliki sistim penanggalannya sendiri
sprt..
kalender saka (hindia)
kalender masehi (romawi)
kalender imlek (tionghoa)
kalender hijriyah (arab)
kalender jimmu (jepang)
kalender ibrani (israel)
kalender qibti (mesir)
dan juga kalender jawa..maya..julian

MASA (waktu)

Sebelum sekarang sesudah
kemarin sekarang besok
masa lalu masa sekarang masa depan
sesungguhnya masa lalu itu hanyalah bekas2 ingatan pada kejadian yang telah berlalu (kenangan)
masa depan itu hanyalah pantulan dari masa sekarang
sesungguhnya hidup ada dimasa sekarang
masa lalu masa depan tidak benar benar ada
Karena yang mengalami (yang hidup) akan selalu menempati/mendapati masa sekarang
hanya saja masa sekarang itu akan jadi berbeda sebab beda-beda nya yang hidup (mengalami)
putaran masa adalah dampak/efek kejadian
sehinggah masa sesungguhnya hanya bayangan atas kejadian..

UMUR (usia)

Umur adalah masa hidup
masa hidup terbagi menjadi masa belia..kecil..muda..tua
akhir masa hidup disebut usia/usai.
masa lalu masa sekarang masa depan adalah satu masa yang berwujud tiga
masa tidak dapat terpisah dengan tempat/ruang
ruang dan waktu juga adalah satu yang berwujud dua
ruang dan waktu tidak dapat dipisahkan dari hidup (yg mengalami)
hidup dan ruang waktu adalah satu keadaan dalam tiga wujud.

Joyo Joyo Wijoyo Tanah Jowo



Boso

BOSO (liguistik)

.Bahasa merupakan suatu identity
.bahasa dalam suara lebih dahulu ada daripada penyampaian dalam bentuk tulisan
.bahasa menyimpn sejarah peradaban
.bahasa  mengandung pengetahuan dari sebuah peradaban
.bahasa pun dapat menjadi petunjuk pada suatu pemahaman

Garis besarnya bahasa terbagi atas ;
-bahasa asal
-bahasa rumpun
-bahasa serapan
-bahasa kuno
-bahasa baru
.bahasa asal dapat tergolong menjadi bahasa.kuno dan bahasa baru
.bahasa rumpun adalah bahasa yang berdasarkn atas suatu wilayah
.bahasa serapan hanya dapat tergolong menjadi bahasa baru
seperti halnya bhs.Indonesia adalah bhs.serapan
sehinggh tiap wilayah di indonesia yang punya bhs.asal tapi kata bhs.nya masih banyak yang tergolong serapan dari bhs.Indonesia
maka dapat dipastikan bahwa itu adalah bhs.asal yang tergolong baru, jadi istilah2 yang memuat beragam pengetahuannya pun tergolong dari pemahaman baru..dan peradabannya pun juga masih seusia Indonesia/tdk jauh berbeda

BAHASA ASAL/KUNO

.bhs.yunani
.bhs.china
.bhs.sansekrit
.bhs.latin
.bhs.hindi
.bhs.mongolit
.bus.urdu
.bhs.nordik
Tetapi yang tertua itu adalah BAHASA JAWA
bhs.jawa merupkan bhs.terlengkap
meski mengalami berbagai kikisan bhs.jawa pun jadi serapan di berbagai bahasa lain,
(di jawa ada bahasa kawi yang berarti bahasa awal)

Ialah BO + SO kalimat dalam bahasa yang paling kuno
Boso ; jawa
Glossa : yunani
Bha a : sansekrit
Sermone : latin
Bhaasha : hindi
Spark : nordik
Khel : mongolia
Ya ban : urdu

'Javanese the great language' 




Psikologi

PSIKOLOGI

Dalam konteks pada umumnya
yaitu pengetahuan tentang kejiwaan
beasal dari kata phsyco dan logia (jiwa & pengetahuan)
adalah tolak ukur untuk mengetahui keadaan jiwa seseorang ; 
tentang tingkah laku ucapan dalam ranah kesadaran..lebih dalam lagi mencakup alam bawah sadar ; 
yakni sepeti adanya keinginan yang tanpa disadari..perbuatan yang tak disadari..kemauan dll..
sedangkan didalam ajaran jawa sudah mengenal ; 
Serat Jiwo : yakni pengetahuan tentang jiwa..

EMOSI...EGO

Emosi itu bukan marah...tetapi marahpun juga termasuk emosi..
secara garis besar emosi itu ada 6 macam ;
cinta
benci
bahagia
sedih
takut
berani
Emosi itu pergerakan mental sebab luapan perasaan...dan berakhir pada geraknya tubuh..
bagi mereka yang ahli dalam psikologi (psikolog) dapat dengan mudah mengetahui kepribadian seseorang..dengan melihat emosi - emosi tersebut..
Didalam serat jiwa ; pemahamannya menuju kepada pembangunan karakter..
yaitu perubahan jiwa (jiwo salin rupo) dengan kata lain Evolusi jiwa..
karna jiwalah yang takkan pernah mati
hidup selamanya bersama didalam diri.

Ingkang Ngratoni

RATU

Didalam konteks bhs.indonesia brrt raja wanita/istri raja.. tidak ada yang istimewa bagi ratu, karena masih ada permaisuri/selir raja.. 
dan sampai saat ini, pemahaman tentang ratu ya seperti itu 'istri raja'

SING NGRATONI

Dalam konteks jawa (dibaca ; jowo) .. ratu adalah sang raja, dan bukan istri raja karna ratu bisa wanita bisa lelaki, bukan hanya sekedar pemimpin tapi karna memang sudah mumpuni.. disebut 'ingkang ngratoni'
sedangkn raja itu ingkang ngrojoi yang artinya : berkuasa dan menguasai semua tunduk padanya karna si raja memang mampu memimpin dan berwibawa bukan sebab takut padanya tapi semua segan padanya..
sedngkn ratu berkuasa diatas raja makanya disebut sang raja (satu satunya raja) .. jadi kalau raja itu ada banyak maha rajapun ada banyak tapi sang raja hanya satu dialah ratu.. dalam hal kemampuan sudah melebihi kemampuan para raja, itulah ratu, bukan istri raja..
peralihan bahasa itu memang menyesatkan, karena dapat menghilangkan arti makna dan riwayat..
jadi kalau raja menguasai dan memimpin rakyat, ratu itu menguasai dan memimpin rakyat dan juga para raja..menjadi pengayom pemomong/pemelihara karena memang mampu (mumpuni) mengayomi makanya disebut ingkang ngratoni.. 

RAJA

Dalam semua kehidupan itu selalu ada rojoe.. bahkan dalam kehidupan binatang di didalam kawanan binatang selalu ada rojoe, dan para raja" tsb memang mumpuni dalam hal memimpin kawanannya.. .
cerita kuno : ada fenomena, ketika ada gerombolan ikan lele berjalan berjejer melintas meskipun sedang tidak ada air, pertanda akan terjadi gempa bumi, dan didepan gerombolan tsb, ada satu lele yang memimpin, yaitulah Rojoe.. begitu juga dengan kehidupan berbagai binatang yg lain.. selalu ada rojoe, yg mampu dan mumpuni..
meski di dalam kehidupan binatang tidak ada ratu tapi secara spiritual akan selalu ada 'kaki nini among'..yg mengayomi gerombolan2 bangsa binatang..

KUWOSO NGUWOSOI NGERATONI

Yang berkuasa yg memiliki kuasa belum tentu sudah mampu 'menguasai'
jadi yg disebut berkuasa itu lebih tentang ke-pemilikan suatu wilayah sedangkan menguasai itu tertuju pada penguasaan atas sebuah kehidupan..
makanya ada kuwoso ada waseso (nguwosoi)..
sedangkan yg menguasai belum tentu sudh mampu mengayomi..
itulah makanya ada yg disebut raja ada yg disebut ratu, jd ratu itu sudah berkuasa dan menguasai juga mengayomi (momong)..
bukan dalam hal title/cap/label/pengakuan/diakui/diangkat melainkan dalam hal 'kemampuan' bisa juga disebut 'pencapaian' 

JOYO WIJOYO

Begitu juga dalam hal yg disebut kejayaan, joyo berarti kejayaan diri tapi wijoyo itu kejayaan bagi diri sendiri dan yg lainnya..
JOYO itu hal apapun sudah dimiliki dan berlebih tiada kekurangan karena semuanya ada juga berlebih.. sedngkan 'makmur' itu semuanya serba ada dimiliki tapi tidak berlebih dan tidak kekurangan..
dan dalam hal apapun itu selalu ada 'tahapannya' jadi setelah mencapai makmur barulah dapat mencapai 'joyo' setelah joyo barulah bisa mencapai 'wijoyo'
maka setelah tahap rojo bisa menjdi mohorojo setelah itu barulah dapat mencapai sang rojo (RATU)
kalau secara sistim diatas rakyat ada raja2 diatas raja ada ratu..
di wilayah sana ada raja diwilayah sini ada rajanya tapi disana sini hanya ada satu ratu (sing ngratoni)

JOYO JOYO WIJOYO
TANAH JOWO BUMINE SANGROJO


Bab Percoyo



PERCOYO

 (kepercayaan)


Adalah untaian hasrat harapan tertentu, berasal dari dorongan cipta ripta seseorang, taburan rasa dalam harapan itulah yang disebut kepercayaan, bisa dikatakan itu adalah suatu keinginan yang teguh..
Percaya/kepercayaan bukanlah sebuah pengetahuan/kawruh
karena kawruh itu ialah buah dari weruh/mengetahui, ya mengetahui lantaran berpikir ataupun mengetahui lantaran rasa pangrasa/apa yang dirasakannya, merasakan=mengetahui, takkan mengetahui tanpa merasakan, dan merasakn itu bukanlah percaya/hasrat harapan..

KARAKTERISTIK

Mudah Percaya
Sulit Percaya
Ketika ruang berfikir semakin luas, maka rasa percaya itu sulit didapati, tak mudah percaya sampai diri mengetahui, meski begitu rasa percaya tetap membayangi, tetapi tidak meluap dalam sanubari..
ketika ruang berfikir itu menyempit, maka rasa percaya memenuhi sanubari, meski diri tak jua mengetahui..

BAGAN

Pengetahuan dari Kepercayaan
Kepercayaan dari Pengetahuan
Pengetahuan dr kepercayaan adalah buah dr hasil mempercayai, yang berkembang tanpa batasan, semakin meluas yang tak pernah dapat diketahui, atau tidak didapati bukti bukti...itulah seburuk buruknya pengetahuan/iman..dan rasa harap serta takutlah yang menjadi penopang iman tsb..begitulah asas dangkalnya pemikiran..
Kepercayaan dr pengetahuan adalah hal yang otomatis didapati, karna sebab mengetahui, maka itupun menjadi kepercayaan diri, jadi pengetahuan itu dapat menumbuhkan rasa percaya diri, sedangkan iman tidak dapat menumbuhkan kepercayaan pada diri, melainkn hanya ada keragua-raguan..

HAL.IHWAL

Meski begitu, rasa percaya adalah suatu energi yang mampu untuk mengubah, sebut saja kekuatan hasrat..disaat percaya itu besar energinya, teramat besar sampai seperti putaran energi/cokro..maka itu akan menimbulkan mandala, yang dapat merubah, atau menjadikan nyata terhadap suatu hal yang mustahil/tak terjangkau, begitulah kekuatan percaya..
jadi percaya itu tertuju pada sebuah kekuatan dalam diri, bukan menuju pada pengetahuan..
maka bodohlah saat menjadikan sebuah kepercayaan sebagai asas pengetahuan..
'percayalah ; maka hal itu akan terjadi'
Membulatkan hasrat tanpa terselimuti oleh keraguan sedikitpun, oleh karnanya percaya dapat menjadi alat untuk menggapai dan merubah, tercapai & berubah bila kekuatannya sudah serupa dengan cokro dan menimbulkan mandala..

MUKJIZAT

Sudah banyak hal hal mustahil yang didapati, disebut sebagai mukjizat/keajaiban, ada yang berasal dari teguhnya kepercayaan, ada yang berasal dari diri yang memang telah mencapai DIGDOYO..
itu semua tidakk menyentuh pada pengetahuan apalagi kebenaran..

PEMBAGIAN

ada_mukjizat
ada_ilusi
Keduanya adalah hal yang mustahil/tak terjangkau, hanya berbeda pada kenyataan, kenyataan ialah ; realita yang terjangkau oleh pancaindera..sedangkan ilusi tak terjangkau oleh pancaindera (penglihatan,pendengaran,penciuman,perasa lidah dan perasa tubuh), ilusi hanya menjangkau sebagian pancaindera tidak keseluruhannya, ilusi adalah ruang hipnosys..menghanyutkan pemikiran..
mukjizat dari kepercayaan dapat memudar sesaat dalam keraguan, tapi mukjizat dari digdoyo tanpa pemudaraan, karena itu adalah evolusi diri dari tataran pengolahan pada diri (jumeneng klawan wengkune ratu)

JOYO JOYO WIJOYO
DIGDOYO LEMAH JOWO




Wangun Kabegjan




BEGJO WINANGUN


Sopo becik begjo
Sopo olo ciloko

Instrumen Hidup

Bahwasanya setiap yang hidup selalu dalam pergerakan & tiap pergerakan itu akan selalu menguapkn energi..maka dalam setiap saat terjadi pelepasan2 energi..energi2 yang terlepas itulah yang akan menarik & mengikat energi lain yang selaras dalam ruang siklus energi..dan yang akan tertarik kembali menimpa.

KABEGJAN

Itu hampir seperti keberuntungan tapi dalam konteks makna yang berbeda..ketika haus dan ingin minum, mendapati air minum & meminumnya..ketika lapar dan ingin makan dengan tanpa kesulitan/beban mendapati makanan & memakannya..jadi kabegjan itu mendapat/mengalami kemudahan2 dalam hidup..mendapatkan hal yang tepat di waktu dan tempat yang pas,,,

KASIH SEMESTA

Bukan yang benar bukan pula yang salah bukan baik buruknya niat-keinginan maupun pikiran bukan juga sebab bentuk rupa..kasih yang tercurahkan yang bersifat menghidupi kehidupan..
dapat turun dari atas langit pun keluar dari dalam bumi..datang dari segala penjuru arah hanya untuk menghidupi yang dapat berwujud apapun..yakni dalam wujud2 kebutuhan hidup..yang pada umumnya disebut rejeki.

FREKUENSI

ada yang menunggu kedatangannya
ada yang pergi mendatanginya
ada yang membangun untuk kedatangannya

WANGUN KABEGJAN

Adalah membangun keberuntungan, menciptakan frekuensi dalam gelombang kasih semesta..
banyak bentuk frekuensi2 yang berada dalam gelombang kasih semesta..

Vibrasi Menghidupi

Yakni getaran2 energi menghidupi hidup : seperti memberi makan minum seseorang..yang berarti masih dalam garis memenuhi kebutuhan hidup bagi yang lain..dan itu dilakukan oleh raga sendiri..semisal memberi makan tapi menyuruh orang lain..maka yang melepaskan vibrasinya adalah orang lain..

Penghidupan

Karena yang hidup bukan hanya manusia..vibrasi menghidupi dapat dilakukan pada binatang maupun tumbuh tumbuhan..

KAPESAN

Dan juga sebaliknya..ketika menciptakan frekuensi2 mematikan maupun mencederai hidup..baik pada binatang maupun tetumbuhan..itu dapat mendatangkan/mengakibatkan kesukaran hidup..yang biasa disebut APES/SIAL..itu bukan hanya berupa celaka musibah..akan tetapi berbagai hal yang berupa hambatan/kesulitan hidup..

GEMAHRIPO TANAH JOWO

Maka sudah seharusnya setiap yang berdiri diatas tanah jowo itu sudah bisa disebut wong sing begjo (sebab semua kebutuhan hidup ada ditanah jowo)
tapi karna kasih semesta yang datang dari atas langit dan dari dalam bumi semakin berkurang..maka dibutuhkan sinyal/gelombang energi yang besar untuk menariknya dari segala penjuru arah..


JOYO JOYO WIJOYO
WONG JOWO BEGJO





Book Of Death


BOOK OF DEATH

.Reality Mati.


KEMATIAN


Bukanlah akhir dari hidup, sejatinya hidup tiada mengenal mati,  yang disebut mati hanyalah KERUSAKAN yang berlarut sehinggah energi tsb terhenti, berhentinya energi tsb sebagai tanda tiada lagi pergerakan tiada lagi pertumbuhan (gumulunge rogo)
rusaknya raga disebut mati, yakni tatkala raga tiada lagi berfungsi, yang disebabkan oleh banyak faktor ; dari kesengajaan maupun ketidaksengajaan.. seperti penuaan-melemah-tak berfungsi, kecelakaan, infeksi, pembunuhan, penyakit organ dalam dsb...

KEBERADAAN

Ialah ruang kesadaran diri, diri atau si hidup yang merasakan hidupnya/merasakan adanya dirinya ; menembus batasan ruang & waktu dalam keberadaannya....

GUMELAR GUMULUNGE JAGAD 

Hidup dan ruang waktu adalah kesatuan yang terpisah, hidup menggelar/menghadirkan jagad, bukan jagad yang menghadirkn hidup, jagad tergelar oleh diri, yakni YANG DIRASAKAN ; sedangkan diri adalah YANG MERASAKAN..dirilah yang menggulung ruang.waktu dan yang menggelar ruang.waktu ; keadaan..

RAGAWI

Duniawi/janaloka/arcopodo ; adalah ruang waktu kehidupan raga, yang dihadirkan oleh diri yang berbalut raga, yang tergelar oleh ragawi, rogo nggelar ndunyo...
Rogo njobo (wulu-kulit-getih-daging-otot-balung-sum.sum)
Rogo njero (ginjel-lambung-usus-limpah-ati-paru"-jantung)
Rogo alus (jinem-puat-otot alus-nadi-utek)
yoiku telu sing dadi siji, nunggal mung nunggal pisah...

BATASAN

Disaat raga rusak, diri tetaplah diri tak turut rusak oleh rusaknya raga, akan tetapi sidiri masih terikat oleh keberadaan raga yang rusak, raga rusak yang tidak melebur...
terikat oleh rantai jiwa ; nyawa...nyawa adalah yang mengikat jiwa dan raga...maka hadirlah yang disebut arwah gentayangan/roh penasaran...itulah hidup yang masih terikat dengan raga yang telah rusak..
Mati muda mati tua mati tewas mati mendadak mati apes mati apapun juga adalah raga yang rusak tiada berfungsi, oleh karnanya Jaganen rogomu..anggayuh cupu manik hastogino ; nuju rogo santosa tumuju rogo sampurno.

JOYO JOYO WIJOYO
WONG JOWO MUKSO